DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL ......................................................................………...
HALAMAN JUDUL .........................................................................................
HALAMAN PERSETUJUAN ......................................................................…
HALAMAN PENGESAHAN ......................................................................….
HALAMAN MOTTO ......................................................................…………..
HALAMAN PERSEMBAHAN ........................................................................
KATA PENGANTAR ......................................................................………….
DAFTAR ISI .....................................................................................................
ABSTRAK ........................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ………………………………………………………..
B. Rumusan Masalah ..................................................................................
C. Tujuan Penelitian ...................................................................................
D. Manfaat Penelitian .................................................................................
E. Ruang Lingkup Pembahasan ………………………………………….
F. Metode Pembahasan dan Penelitian …………………………………..
G. Sistematika Pembahasan ………………………………………………
BAB II KAJIAN TEORI
A. Pemberdayaan dan Pendidikan Agama Islam ………………………….
1. Pengertian dan tujuan pemberdayaan ……………………………..
2. Pengertian dan tujuan pendidikan agama islam ……………………
3. Dasar-dasar pendidikan islam ……………………………………...
B. Konsep Pemberdayaan Pendidikan Agama Islam ………………………
1. Pengembangan pendidikan agama islam dalam konteks pluralisme
2. Performa pendidikan agama islam ………………………………….
3. Pembelajaran pendidikan agama islam melalui pendekatan teknologik dan nonteknologi ……………………………………………………..
4. Metode pengajaran pendidikan islam ………………………………...
5. Sarana dan prasarana pendidikan Islam ………………………………
BAB III HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHSAN
A. Latar Belakang Obyek Penelitian …………………………………………
B. Faktor Pemberdayaan Pendidikan Islam di MAN Babat Lamongan ……..
C. Pembahasan ……………………………………………………………….
BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan ……………………………………………………………….
B. Saran ……………………………………………………………………...
DAFTAR PUSTAKADAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN ...........................................................................................................
ABSTRAK
------. Skripsi 2005, Pemberdayaan Pendidikan Agama Islam Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Babat Lamongan, Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri (UIN) Malang
Dosen Pembimbing: Drs H. Sudiyono.
Kata Kunci : Pemberdayaan PI, Guru Profesional, Metode, Strategi, Sarana,
Kritik dan sekaligus solusi terhadap pendidikan agama yang sedang berlangsug di sekolah/ madrasah. Mochtar Bukhori (1992), misalnya menilai kegagalan pendidikan agama yang disebabkan karena praktek pendidikan hanya mengedepankan aspek kognitif semata tumbuh dari nilai kesadaran (agama) mengabaikan pembinaan afektif, konatif kegiatan sekolah, maka dari itu sejauh mana langka yang baik dalam pemberdayaan pendidikan agama patut diteruskan dan selalu bisa mengimbangai pendidikan umum.
Untuk menyikapi hal di atas, beberapa problematik dalam negeri terutama dalam bidang SDM Indonesia yang lemah ditambah lagi dekadensi moral, maka dari sinilah muncul dari beberapa gagasan demi kwalitas pendidikan kita terutama dalam pendidikan agama perlu untuk diberdayakan dengan kwalitas yang baik.
Dalam kenyataanya pendidikan agama Islam terasa kurang terkait dan kurang Concent terhadap persoalan bagaimana mengubah pengetahuan agama yang bersifat kognitif menjadi “makna” dan “nilai” yang perlu diinternalisasikan dalam diri seorang dengan cara, metode, media dan forum, selanjutnya makna yang terhayati menjadi sumber motivasi bagi peserta didik untuk bergerak dan prilaku secara kongkret-agamis dalam wilayah kehidupan sehari-hari, dan perlu adanya pendekatan, baik secara internal sekolah maupun eksternal sekolah, dan meningkatkan profesionalitas guru serta meninggkatkan kebutuhan obyektivitas siswa yakni sarana prasarana, lingkungan dan kerjasama antar guru dan siswa serta karyawan dan masyarakat luas demi pendidikan Islam itu untuk lebih maju.
Untuk menyikapi hal di atas maka yang dimaksud pemberdyaan pendidikan Islam adalah. Membangun sebuah konsep sebagai alternatif yang diperlukan masyarakat luas dengan landasan formal demi tujuan yang hendak dicapai pendidikan Islam, dengan menejemen yang cocok dan terkait dengan lembaga yang hendak memberdayakan.
Sedangkan tujuan pemberdayaan Pendidikan Islam adalah bersifat konstruktif untuk kemajuan yang akan dicapai, yang terkait dengan lembaga atau organisasi setempat, pengembangan pendidikan Islam itu sendiri, yakni penselarasan untuk menyatukan keputusanan dan konstribusi serta skill yang baik sesuai dengan keinginan sekolah dan masyarakat untuk terwujudnya manusia sebagai hamba Allah yang baik
Berangkat dari kenyataan yang ada bahwa berdirinya lembaga pendidikan tidak lepas dari aspek internal pendidikan, yakni pendidikan Islam, dan juga lembaga pendidikan atau madrasah mempunyai otoritas untuk menentukan format isi lembaga dalam memenuhi kebutuan pendikan yang sesuai dengan tujuan pendidikan : mencerdaskan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur memiliki pengetahuan dan ketrampilan, sehat jasmani dan mandiri serta rasa tanggungjawab kemasyarakatan dan kebangsaan5.
Demikian pula dengan keberadan lembaga pendidikan MAN Lamongan, Lembaga pendidikan ini sangat membutuhkan perhatian dari berbagai pihak secara bersungguh-sungguh, baik dalam usaha meningkatkan kwalitas, pengadaan dana, sarana prasarana pendidikan yang dibutuhkan dalam menunjang pelaksanaan pendidikan untuk menciptakan lembaga yang dikehendaki masyarakat dan pemerintah.
B. RUMUSAN MASALAH
Dari latar belakang diatas masalah yang perlu dibahas dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut:
1. Strategi apa yang diterapkan di MAN Babat dalam pemberdayaan pembelajaran pendidikan Islam.
2. Langkah apa saja yang dilakukan kepala sekolah untuk membangun atau membangkitkan kesadaran para pengurus madrasah, dan keikut sertaan para siswa dalam memberdayakan pendidikan Islam MAN Lamongan.
3. Faktor apa saja yang bisa mempengaruhi pemberdayaan pendidikan Islam di MAN Lamongan.
DAFTAR PUSTAKA
Tafsir, Ilmu Pendidikan Islam Prespektif Islam, Remaja, Rosdakarya, Bandung, 1991
Ahmad D. Marimba, Filsyafat Pendidikan Islam, PT, Al-ma’arif, Bandung, 1980
Abd Rachman Shaleh, Dikdaktik Pendidikan Islam, Bulan Bintang, Jakarta , 1976
An-Nahlawi, Abdurrahman, Pendidikan Islam di Rumah Sekolah dan Masyarakat, Gema Insani Pres, Jakarta, 1996
Darajat, Zakiah, Dkk, Ilmu Pendidikan Islam, Bumi Aksara, Jakarta, 1991
Departemen Agama RI, Qur’an dan Terjemah, CV. Al-hidayah, Surabaya , 1989
H. M. Arifin, Filsafat Pendidikan Islam, Bumi Aksara, Jakarta, 1991
Hasan Langgulung, Manusia dan Pendidikan: Suatu Analisa Psikologi dan Pendidikan, Pustaka Husna, Jakarta : 1989
Kartini Kartono, Pengantar Ilmu Mendidik Teoritis, Bandung, 1992
Lexxy J. Moleong, Metode Penelitian, Remaja, Bandung, 1994
M. Rahhdlon, Nilai Agama dalam Pembelajaran, MPA Kanwil DEPAG Jatim, 2001
Muhaimin, Dkk, Strategi Belajar Mengajar, Penerapan Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama, CV, Citra Media, Surabaya, 1996
Muhamin, Arah Baru Pengembangan Pendidikan Islam, Nuansa, Bandung, 2003
M. Amin Abdullah, Religius IPTEK, Pustaka Pelajar, Yogyakarta , 1998
Muhibbin Syah, M.Ed, Psikologi Belajar, Logos, Jakarta : 1999
Syahminan, Zaini, Prinsip-Prinsip Dasar Konsepsi Pendidikan Islam, Kalam Mulia, Jakarta, 1986
Suharsini Arikunto, Menejemen Penelitian, Rineka Cipta, Jakarta, 1990
Sutrisno Hadi, Metode Receach, Andi Offset, Yogyakarta, 1989
Suyanto, Makalah, Guru Profesional dan efektif, Harian Kompas, Jum’at, 16 Februari 2001
UUSPN, No, 2, Aneka 89, Ilmu , Semarang, 1999
Wnarno Surachmat, Pengantar Penelitian Ilmu Dasar, Teknik dan Metode, Tarsito, Bandung, 1974